Dalam ruang tertutup dia berhembus
Dikandung sembilan bulan
Dan..
Saat itu telah tiba
Dia lahir ke dunia
Ditimang, dimanja penuh kasih sayang
Dibimbing, diarahkan untuk jadi orang
Usianya beranjak dewasa
Tubuhnya tegap dan gagah bak prajurit nusantara
Bicaranya yang lantang mengagetkan dunia
Tapi sayang...
Rasa hormat t’lah luntur pada badannya
Pisau yang selalu menyayat hati orang tua
Lidah yang melinangkan air mata
Tamparan yang menjatuhkan mereka
Amarah dan hinaan yang dibalas senyuman
Tamparan dan umpatan yang dibalas dengan do’a
Itu merusak semua
Ingatlah...
jika suatu saat kau tak dapat lagi berbicara
saat tubuhmu tak mampu lagi berdiri tegap
saat tubuhmu yang tegap dimakan rayap
saat tulangmu tak lagi menyatu
saat tubuhmu terbaring dan tertutup tanah
saat kau ditidurkan untuk waktu yang lama
saat kau dibangkitkan dan tak berpakaian
saat tak seorangpun mengenalimu
saat dimana harus berkumpul di padang mahsyar
saat dimana dihisab dan ditimbang
maka ingatlah..
kita adalah manusia
manusia yang haus akan ibadah
manusia yang haus akan rasa syukur
manusia yang haus dan ingin jadi ahli syurga
manusia yang ingin menjadi ahli Qur’an
manusia yang tidak mau menyesal diakhir zaman
manusia yang tidak ingin melihat indahnya neraka
karena..
manusia menjunjung tinggi keagungan-Nya
@sansan_religius
Tidak ada komentar:
Posting Komentar