AIR MATA DULU
Dulu orang-orang itu,
ada yang aku tahu dan yang tak aku tahu.
mereka yang bergulat di hantam oleh pemburu dunia,
mereka yang selalu di selimuti ketakutan,bermandikan darah dan makan angin-angin lalu.
mereka yang iklas membakar jiwa demi negeri dan anak cucu tercinta.
mereka yang rela di hujam,di pasung hingga tubuh jadi sarang peluru.
mereka yang rela air mata dan kekhawatiranya jadi teman setia.
mereka itu,
pengorbanan itu,
darah itu,
dan air mata itu,
seperti tak berharga di masa kini,
sekarang,
orang-orang itu,
yang selalu berjuang,hanya demi diri sendiri,
demi nama yang tiada arti,
demi harta dan tahta dan rela membutakan hati.
orang-orang itu,
yang selalu memutarkan lidah,menghasut,berjanji manis,menfitnah dan munafik,
yang melupakan atau sengaja melupaka,
pedih dan derita dari masa lalu.
tak sadar kalian mahkota yang kalian pegang itu dari tulang-tulang yang telah kalian lupakan.
tak sadar kalian kursi itu,meja itu,bahtera
yang kalian pegang saat ini adalah nyawa-nyawa,yang melayang tak berharga.
tolonglah sadari wahai kalian yang sekarang ada di kursi kejayaan.
jangan kalian buang sisa-sisa darah dari para pejuang nyawa.
karena berapa pun nyawa yang akan kau ganti tak cukup untuk membayar satu nyawa di masa lalu.
By: Iyang Wulan, 4 November 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar